Kamis, 04 November 2010

Anak Jalanan di Jakarta akan dapat Rp1,8 juta per Tahun


JAKARTA--MI: Pemerintah akan menyediakan Rp1,8 juta per tahun kepada setiap anak jalanan di Jakarta. Saat ini jumlah anak jalanan yang berkeliaran di ibukota telah mencapai 4.000 anak.

Kebijakan ini merupakan bagian dari program Pelayanan Kesejahteraan Sosial Anak (PKSA) yang bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar anak-anak, setelah masalah bidang pendidikan dan kesehatan sudah ter-cover oleh program pemerintah yang lain.

Menteri Sosial Salim Segaf Al Jufri mengungkapkan, dengan terpenuhinya kebutuhan dasar anak-anak miskin tersebut, maka diharapkan jumlah anak jalanan yang berkeliaran di Ibu Kota bisa dikurangi. Pasalnya, kebutuhan dasar mereka seperti misalnya untuk membeli baju seragam, sepatu, baju dan lain-lain praktis sudah bisa dicukupi.

”Dengan demikian mereka bisa fokus belajar di sekolah. Tidak perlu lagi mencari kerja di jalanan,” tutur Salim usai membuka acara bazar dan pemberian santuan bagi 2000 anak yatim di Jakarta, Selasa (24/8).

Salim mengatakan, bantuan Rp1,8 juta bagi 4000 anak jalanan Jakarta bakal berjalan bulan depan. Sumber dana untuk menjalankan program itu, jawab Salim berasal dari gabungan APBN dan hibah masyarakat.

Menurut dia, kebijakan hibah dana untuk pemenuhan kebutuhan dasar anak jalanan, sejatinya sudah dirilis sejak 3 bulan lalu. Namun jumlah anak jalanan yang tercakup masih sekitar 1.200 anak jalanan di Jakarta. Besaran bantuan yang diberikan pun ’hanya’ berkisar Rp1,2 juta per anak per tahun.

Pada wartawan Salim menjelaskan, kriteria pemberian hibah antara lain hanya diberikan pada anak jalanan yang masih aktif dan masuk usia sekolah. Baik anak jalanan yang tinggal di rumah singgah ataupun masih tinggal bersama orang tua menurut Salim, mempunyai kesempatan yang sama untuk mendapatkan hibah.

Mekanisme bantuan menurut dia, bagi setiap anak yang terpilih, akan dibuatkan rekening tabungan oleh pemerintah. Anak-anak atau orang tua mereka masing-masing diperbolehkan mengambil tabungan dalam rekening itu dengan pengawasan pekerja sosial Kemensos.

Uang tersebut tegas Salim, bukan diperuntukan bagi orang tua. Anak-anak yang sudah mendapat bantuan diwajibkan untuk rajin bersekolah dan tidak lagi mencari uang dengan cara mengamen, mengemis dan sebagainya di jalanan.

21 komentar:

  1. gan mau tanya, sebenarnya..anak jalanan sama tdk dg pengemis? dan apa benar pengemis itu ada yg mengkoordinir?

    BalasHapus
  2. Di Bogor banyak sekali anak jalanan...

    BalasHapus
  3. nah begitu seharusnya pemerintah perhatian terhadap anak jalanan.
    kan udah jelas dalam UUD mengatur, negara memelihara orang miskin dan anak terlantar

    BalasHapus
  4. semoga ini dapat berjalan dengan baik dan dananya tidak dikorupsi oleh pihak2 yg tidak bertanggung jawab..

    BalasHapus
  5. Semoga tepat sasaran dan tepat tujuan..!!

    BalasHapus
  6. Ya semoga saja semua tersalurkan tepat sasaran,,,... Karena saya kurang yakin dengan pejabat2 Indonesia ni,,,... Kebanyakan Gayus di Indonesia ni,,,...!!!

    BalasHapus
  7. Seberita yang menggembirakan! Semoga program ini sungguh-sungguh dilaksanakan dan mencapai sasaran yang diharapkan. Jangan sampai dana itu justru kembali membuka peluang korupsi dan lahan untuk meninabobokkan oknum tertentu.

    BalasHapus
  8. kalau boleh ditambahkan, mungkin di tambah dengan program (penyuluhan) untuk orang tua nya(orang asuh nya) juga, karena peran mereka sangat penting dalam program ini.

    BalasHapus
  9. Great job, This is a problem here in Brazil, abuse against the children, drugs and molesting. I hope that this programme really work in your country, desire a good luck. Carlos from Brazil

    BalasHapus
  10. Solusi yang bagus, tapi apakah akan tepat sasaran ga..??
    Soalnya BLT juga banyak penyelewengannya

    BalasHapus
  11. Program bagus perlu didukung semua pihak...agar bisa tepat ssaran salam sukses..

    BalasHapus
  12. semoga saja ini bisa berjalan sebagaimana mestinya dan tidak menjadi "lahan baru" untuk memperkaya diri sekelompok orang

    BalasHapus
  13. saya mau nanya nih, program ini hanya berlanjut di jakarta atau di daerah lain juga?

    saya di bandung tahu tentang PKSA, tetapi yang diterima setiap anak itu cuma 1,4 jt. dan itupun tidak semua. mohon penjelasannya... tolong di infokan ke http://clabinmuhni.blogspot.com

    kunjungan balik nih sobat..
    perdana
    salam semangat selalu

    BalasHapus
  14. sob di makassar banyak anak jalanan....

    BalasHapus
  15. hmmm... bantuan yg baik, tapi ya mesti ada target dan serius dalam menanganinya... jgn sampai menguap saja lah,,,hehehehe,,, salam kenal...

    BalasHapus
  16. salam sahabat
    semoga anak anak jalanan mendapatka perlindungan yach

    BalasHapus
  17. Program baik harus didukung :)

    BalasHapus
  18. program bagus, yg pnting kearah pmbinaan dan pngentasan, shingga bsa bner2 trangkat dri jlnan dan bsa produktif, gmnpun jg mrk psti punya ptensi yg dpt dikembngkan..

    BalasHapus
  19. wah kasihan anak2 indonesia yg terlantar

    BalasHapus
  20. apa dengan 1,8juta cukup untuk setahun??yang mereka butuhkan adalah tempat bernaung dan berlindung..
    kalo nggak ada perlindungan,,kemungkinan uang yang diberikan ke mereka akan dirampas oleh penjahat jalanan...

    BalasHapus