Rabu, 23 Juni 2010

Loper Anak Berjuang Mengais Rezeki


Liputan6.com, Jakarta: Pida adalah satu di antara anak usia sekolah yang berada di kawasan Tugu Tani, Jakarta Pusat, untuk berjualan koran. Ia telah berada di jalanan sejak masih bocah cilik. Delapan tahun terakhir, Pida membantu ayahnya mencari nafkah dengan menjual koran. Hasilnya tidak seberapa, hanya Rp 10 ribu per hari, itu pun bila beruntung. Pida tidak mempunyai pilihan, kecuali hanya berharap surat kabar yang ditawarkan ludes terjual.

Rabu (30/7) besok, Pida akan menjadi bagian dari para loper yang merayakan Hari Loper 2008. Acara ini adalah apresiasi pemerintah kepada para loper koran untuk jasa mereka menghantarkan berita ke tangan masyarakat.

Acara yang diselenggarakan di Pantai Karnaval, Ancol, Jakarta Utara, ini akan dihadiri Wakil Presiden Jusuf Kalla. Bila berminat ikut serta, para loper koran seperti Pida tidak perlu memikirkan biaya. Semuanya gratis, termasuk makan siang dan undian berhadiah.

Bagi para pengedar koran atau majalah, Hari loper mungkin cukup berarti. Setidaknya, keberadaan mereka dihargai di tengah sulitnya mencari sesuap nasi di "belantara beton" seperti di Jakarta ini.(ANS/David Silahooij dan Agus Suwoto

Tidak ada komentar:

Posting Komentar