Jumat, 26 November 2010

Galeri K-QTA, Wadah Kreasi Anak Jalanan


Galeri K-QTA adalah salah satu rumah singgah sekaligus wadah kreativitas anak-anak jalanan. Galeri yang terletak di Jalan Berdikari, Rawa Badak Utara, Jakarta Utara ini sudah berdiri sejak beberapa tahun silam. Tempat ini didirikan oleh tiga warga yang peduli dengan nasib anak jalanan. Mereka adalah Dindin Komarudin, Adang, dan Hans. Menurut Didin, anak-anak di sanggar K-QTA diajari berbagai kegiatan. Mereka diajarkan membuat berbagai jenis handicraft dari kardus bekas, koran, dan kertas daur ulang. Sudah banyak produk yang dihasilkan mereka.

Kerajinan tangan yang dibuat anak-anak biasanya aneka bentuk kotak dan kantong kertas daur ulang. Ada juga yang membuat bingkai foto dan alat pijat refleksi. Kendala yang harus dihadapi mereka adalah soal rendahnya kualitas, target produksi, serta pemasaran. Tapi, kata Didin, hal itu bisa diatasai.

Bagi anak jalanan, bukan hal mudah ketika mereka harus beradaptasi tinggal di rumah singgah. Kehidupan bebas yang biasa dilakoni seketika berubah. Awalnya mereka datang dan pergi ke sanggar ini. Apalagi, penghasilan di jalanan lebih besar dibandingkan di sanggar. Meski begitu, hidup di rumah singgah akhirnya terbukti lebih menjamin mereka.

Sanggar K-QTA rutin mengikuti berbagai pameran kerajinan. Pengelola sanggar juga memiliki situs di internet sebagai ajang pemasaran produk. Dengan langkah ini, para penghuni Sanggar K-QTA ingin menginspirasi anak-anak jalanan lainnya untuk terus berusaha memperbaiki nasib. (Sumber-Liputan6 SCTV)

Galery Anak Jalan